oleh

Saksi Akui Perkenalkan David Dengan Notaris Fujiyanto

Medan, Rubrikrakyat.com – Pengadilan Negeri Medan kembali menggelar sidang lanjutan kasus keterangan palsu pada akta notaris yang menghadirkan Johanes Pandapotan yang berlangsung diruang Cakra 6, Selasa (28/09/21).

Kehadiran Johanes Pandapotan selaku orang dekat dari pihak ahli waris Jong Tjing Boen ini oleh pihak penuntut umum, untuk memberikan kesaksian terhadap terdakwa David Putranegoro alias Lim Kwek Liong.

Johanes menerangkan bahwa ia memang dekat dengan pihak keluarga mendiang Jong. Diakui memang pada waktu itu terdakwa memintanya untuk menunjukan kantor Notaris Fujiyanto Ngariawan.

“Jadi posisi saya hanya menunjukan saja, hanya sebatas sampai disitu,” ucapnya.

Mengenai adanya tandatangan dari pihak keluarga, ia tidak mengetahuinya.

Diakuinya ia selalu dipercayakan oleh Jong semasa hidupnya untuk mengurus tentang surat menyurat dan administrasi.

“Setelah beliau meninggal saya tidak lagi mengurusi soal surat menyurat keluarga tersebut,” ujar Johanes.

Namun ketika Oloan selaku penasehat hukum terdakwa, menunjukan BAP dari pihak kepolisian yang menerangkan bahwa yang disampaikan saksi sama dengan saat kesaksian di perdata?, Penuntut Umum Chandra Priono Naibaho sempat mengajukan keberatan.

“Yang mulia, saya keberatan karena ini tidak ada sangkut pautnya dengan perdata,” ujarnya kepada Ketua Majelis Hakim Domingus Silaban.

Akan tetapi ketika penasehat hukum terdakwa menunjukan bukti tanda tangan saksi untuk balik nama sejumlah sertifikat yang diurusnya, Johanes mengatakan tidak pernah meneken tandatangan. 

Tapi ketika penasehat hukum terdakwa, menunjukkan tanda terima pengambilan 21 Akta Hibbah  yang diambil oleh saksi pada tanggal 15 oktober 2008 saksi tidak berkutik dan hanya terdiam.

Masih dalam sidang, saksi mengaku lupa-lupa, ingat sekaitan apa pernah dirinya yang mengundang notaris Fujiyanto ke rumah Jalan Juanda III nomor 30 C Medan untuk pembuatan dan penandatangan akta no. 8 dan akta no. 9 serta 21 akta hibbah sebelumnya.

Namun saksi mengaku mengetahui pembuatan penetapan ahli waris yang dibuat oleh Notaris Ali Muda Rambe, SH kepada 6 orang, yakni Jong Nam Liong,Jong Gwek Jan, Choe Jit Jeng, Mimiyanti, Juliana, Denny dan Winnie, tidak termasuk terdakwa.

Saksi Johanes juga mengungkapkan surat keterangan ahli waris di buat dihadapan notaris Ali Muda Rambe.

“Jadi dua orang ini yang menghadap, Choe Jit Jeng dan Mimiyanti namun ahliwaris yang lain yaitu Jong Nam Liong, Jong Gwek Jan, Juliana, Denny dan Winnie tidak hadir untuk tanda tangan dan itulah yang dibalik namakan,” jelas saksi.

Masih menjawab pertanyaan penasehat hukum terdakwa terkait pembuatan 21 akta hibah saksi mengaku tidak mengetahui, hanya saja ia pernah mendengar cerita Jong Nam Liong bahwa Terdakwa ada memberikan minut akta No.8 untuk ditandatangani pada September 2008.

Saksi mengatakan pada september 2008, saksi ada bertamu ke rumah Jong Nam Liong di Jalan Wahidin termasuk David, tapi tidak ada melihat surat apapun namun Jong Nam Liong ada menceritakan tentang tandatangan tersebut.

Terkait pertanyaan soal bukti konfrontir di BAP pada poin 6, saksi menyangkal dan tidak pernah berkata seperti yang terdapat di dalam BAP, Penyidik Polresta Medan yakni berupa keterangan dari Jong Nam Liong, dimana pada saat penandatangan akta No.8 tertanggal, 21 juli 2008 saya ikut bersama David Putranegoro kerumah Samsuddin, sedangkan yang lain ditanda tangani dan sidik jari di Jalan Ir. H. Juanda III Komplek Villa Polonia.

Konfrontir ini kembali dibantah oleh saksi, dan menyatakan tidak pernah mengatakan seperti itu. Malah saksi bertanya siapa yang membuat BAP tersebut ? Setelah diperlihatkan BAP konfrontir yang saksi tanda tangani, saksi kembali terdiam.

Sedangkan menjawab pertanyaan hakim mengenai berapa persil harta peninggalan mendiang Jong Tjin Bun, saksi tidak ingat mengenai jumlahnya.

“Karena pada waktu kalau diminta diuruskan, ya saya urus namun berapa jumlah saya tak ingat,” ucapnya.

Usai sidang,terdakwa dan kuasa hukumnya Oloan mengaku keberatan dengan keterangan saksi yang sering berubah-ubah dalam memberikan kesaksian.(net)

Komentar

News Feed